25 February 2026 Tim Penulis Renungan Renungan Keluarga Allah

KESETIAAN SEJATI DALAM MENABUR

RHEMA HARI INI
Kejadian 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN.

Menginjili di pedalaman Tiongkok di masa penuh penolakan, kemiskinan, dan bahaya tidaklah mudah. Namun Hudson Taylor, misionaris Kristen asal Inggris memilih untuk menaburkan hidupnya di tengah penolakan budaya, keterbatasan dana, penyakit, dan kehilangan orang-orang terkasih. Ia hidup sederhana seperti orang lokal dan tetap setia meski pelayanannya sering terasa seperti menabur di “musim yang salah.” Namun melalui kesetiaannya, Tuhan membangkitkan sebuah gerakan misi besar melalui China Inland Mission, yang kemudian mengutus 800 misionaris dan menjangkau 18 provinsi di Tiongkok, sehingga 125.000 orang mengenal Kristus melalui pelayanannya.

Kisah Hudson Taylor mencerminkan ketaatan Ishak dalam Kejadian 26:12. Ishak menabur di tengah kelaparan—sebuah tindakan yang berisiko dan tidak masuk akal secara manusiawi. Namun Tuhan memberkati ketaatannya dengan hasil seratus kali lipat. Demikian pula dengan Taylor. Ia menuai panen rohani yang besar bukan karena musim yang mendukung, tetapi karena Tuhan menyertai kesetiaannya untuk terus setia menabur di tengah keterbatasan. Kedua kisah ini pun menegaskan bahwa berkat tidak ditentukan oleh keadaan, melainkan oleh ketaatan kepada-Nya.

Ya, Tuhan sering menguji kesetiaan kita ketika keadaan belum ideal. Namun, justru di musim seperti itulah Tuhan memulai siklus berkat-Nya. Ketika kita tetap menabur iman, ketaatan, dan kasih, Tuhan sendiri yang akan menentukan waktu dan besarnya panen. Karena itu, janganlah takut menabur di musim yang terasa salah, sebab Tuhan tidak pernah lalai memberikan tuaian. Saat kita setia menabur, apa pun yang terjadi, Tuhan akan membawa kita masuk ke dalam siklus berkat tiada henti, dan keajaiban finansial pasti terjadi di hidup kita. (AO)

RENUNGAN:
KESETIAAN SEJATI terlihat saat kita MENABUR pada saat MUSIM yang terasa SALAH

APLIKASI
1. Mengapa Anda perlu tetap setia melakukan kehendak Tuhan meskipun hasilnya belum terlihat?
2. Mengapa Anda seharusnya tidak menunda ketaatan hanya karena situasi hidup terasa sulit?
3. Bagaimana Anda bisa terus setiap menabur meski Anda merasa sedang berada di musim yang salah?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ajar kami setia menabur meskipun musim hidup kami terasa berat. Kami percaya Engkau melihat dan menghargai setiap ketaatan. Biarlah hidup kami menghasilkan tuaian yang memuliakan nama-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mazmur 46-48; Kisah para rasul 28

Anda rindu mengalami pertumbuhan rohani bersama Keluarga Allah