IMAN BUKAN AMAN
RHEMA HARI INI
Ibrani 11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
Bermimpi menjadi pengusaha sukses, Blake Mycoskie mencoba berbagai usaha di sepanjang kariernya sebagai usahawan. Sampai kemudian di tahun 2006, Blake berlibur ke Argentina. Di sana, ia bertemu dengan sebuah yayasan yang membagikan sepatu bekas kepada anak-anak kurang beruntung. Namun, sepatu-sepatu itu sering tidak sesuai ukuran. Blake juga mendengar kisah memilukan tentang satu keluarga yang harus bergantian memakai sepasang sepatu karena hanya itulah yang mereka miliki. Cerita ini membangkitkan kerinduannya untuk memberi yang terbaik bagi anak-anak tersebut.
Blake kemudian memutuskan untuk menjual sepatu dengan sebuah komitmen sederhana tetapi berani: untuk setiap satu pasang sepatu yang terjual, satu pasang sepatu baru akan diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan. Dengan strategi pemasaran yang sederhana—yakni “menjual cerita” tentang kebutuhan nyata anak-anak Argentina—Blake berhasil menggerakkan banyak orang untuk peduli. Bisnis ini dikenal sebagai TOMS Shoes. Keputusan Blake bukanlah langkah yang aman secara finansial, tetapi langkah iman yang mengutamakan dampak sosial dan kasih kepada sesama. Hanya empat tahun setelahnya, TOMS telah menjual dan mendonasikan lebih dari satu juta pasang sepatu.
Melalui kisah ini, Blake Mycoskie mengajarkan bahwa pemberian terbaik sering kali lahir dari langkah iman yang besar. Ya, dalam banyak hal, kita mungkin ragu memberikan lebih dari batas aman kita. Begitu pula saat memberikan persembahan. Secara manusia, otak manusia kita mulai mengkalkulasikan seberapa besar pemberian yang tidak akan melukai alokasi kebutuhan keseharian maupun rencana masa depan kita. Kita seakan lupa, bahwa imanlah yang menyenangkan hati Tuhan. Sebab imanlah yang membawa kita percaya bahwa Allahlah yang menjamin kehidupan kita, bukan keuangan kita. Hanya dengan imanlah, persembahan kita bisa menjadi pemberian yang berarti yang tidak bisa ditolak Tuhan, sehingga keajaiban finansial pun terjadi di hidup kita. (BS)
RENUNGAN
PEMBERIAN TERBAIK menuntut IMAN, bukan AMAN.
APLIKASI
1. Kapan Anda terakhir kali memberikan yang terbaik tanpa mempertimbangkan rasa “aman” Anda? Renungkanlah!
2. Mengapa Anda perlu berani keluar dari zona aman untuk memberikan yang terbaik untuk Tuhan dan sesama?
3. Apa komitmen Anda untuk memberikan yang terbaik kepada Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih buat firman-Mu hari ini. Engkau memberikan kesempatan kepada kami untuk memberi yang terbaik. Tolong kami agar mampu memberikan yang terbaik dengan iman, dan kami mau percaya bahwa Engkau Allah yang akan menyediakan segala sesuatunya bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Mazmur 26-28; Kisah Para Rasul 22
Categories
Latest Posts